© Reuters.

Oleh Alex Ho
Harga emas melemah pada Jumat (14/02) setelah mengalami penguatan selama dua hari terakhir, tetapi sentimen penghindaran risiko di pasar membatasi kerugian logam safe haven ini.
Emas Berjangka COMEX untuk penyerahan April di New York sedikit turun 0,1% ke $1.577,95 pada pukul 12:59 AM ET (04:59 GMT). Logam kuning turun dari level puncak lebih dari satu minggu, tetapi masih akan mencatatkan kenaikan mingguan.
“Pasar ekuitas telah mengabaikan sentimen bearish yang ada dan telah mulai bergerak menguat di kala investor kembali meninjau dampak potensi (ekonomi) dari virus,” kata Margaret Yang Yan, analis pasar di CMC Markets.
Bursa saham Asia mayoritas beranjak naik hari ini di mana saham-saham di Cina dan Hong Kong naik sekitar 0,3%.
Namun, kekhawatiran seputar virus tetap hadir kala jumlah kematian akibat di Provinsi Hubei China meningkat 116 orang hari ini dan jumlah total kasus naik hampir 5.000.
Menambah sentimen ada juga ketegangan geopolitik di Timur Tengah, Kepala Pengawal Revolusi elit Iran Hossein Salami mengatakan Kamis bahwa negara itu siap menyerang AS dan Israel jika mereka membuat “kesalahan.”
“Jika kamu membuat kesalahan sekecil apa pun, kami akan memukulmu berdua,” sergahnya, menurut Reuters.